Jadi ceritanya, ini kali kedua saya berlibur ke Singapura. Tempat-tempat wisata wajib seperti Sentosa Island, Garden by The Bay, Merlion Park, Marina Bay Sands, Orchad Road, Bugis Street, Little India, China Town tentu saja sudah pernah saya jelajahi. Oleh karena itu, kali kedua ke Singapura ini saya mencoba tempat-tempat wisata yang anti mainstream dan masih belum banyak pengunjungnya.

 

1). Helix Bridge

Helix Bridge merupakan jembatan untuk pejalan kaki yang menghubungkan Marina Center dengan Marina Bay. Jembatan ini bersebelahan dengan Benjamin Sheares Bridge (Bayfront Bridge) yang sudah ada sebelumnya. Jembatan yang terinspirasi dari DNA ini lebih terlihat fantastis pada malam hari dengan adanya lampu-lampu di sepanjang struktur stainless steel nya.

img_5215img_5219img_5227img_5229

 

2). Henderson Waves Bridge

Jembatan Henderson merupakan jembatan tertinggi di Singapura yang membelah hutan belantara. Sesuai dengan namanya, bentuk dari jembatan ini mengadaptasi dari bentuk ombak. Jalur paling singkat menuju jembatan ini adalah melalui Henderson Road, sedangkan jalur paling panjang adalah melalui Alexandra Arch – Forest Walk – Henderson Road.

img_5397

img_5402

 

3). Alexandra Arch

Alexandra Arch merupakan titik awal menuju Henderson Bridge. Jembatan yang berbentuk melengkung seperti busur panah ini menghubungkan Alexandra Road, Singapore dan Hyderabad Road.

 

img_5372img_5376img_5378img_5380

 

4). Forest Walk dan Hilltop Walk

Forest Walk dan Hilltop Walk merupakan jembatan yang membelah hutan Telok Blangah Hill Park dan menghubungkan Alexandra Arch dan Henderson Bridge. Alexandra Arch – Forest Walk & Hilltop Walk – Henderson Road merupakan jalur favorit warga Singapura untuk jogging pada pagi atau sore hari. Di beberapa titik terdapat shelter untuk beristirahat sejenak.

img_5387img_5390img_5389img_5392

Advertisements